Kapal perang HMS Hood merupakan salah satu kapal angkatan laut Inggris yang paling bersejarah. Namun, pada tanggal 24 Mei 1941, kapal ini kembali ke tempatnya di pasangannya dalam Perang Dunia II, dengan akibat jauh lebih tragis daripada sebelumnya.

Perjalanan Menyelamkan Kapal Perang HMS Hood

HMS Hood adalah kapal angkatan laut Inggris yang dibangun pada tahun 1920 dan merupakan salah satu kapal perang utama diangkat lintas laut Inggris pada masa itu. Kapal ini memiliki dimensi yang besar dengan panjang 240 meter, lebar 30 meter, dan berat total sekitar 14.400 ton. Meskipun memiliki ukuran yang besar, HMS Hood masih bisa terbangun dari satu kawah bom.

  • Salah satu alasan HMS Hood tidak selamat adalah karena kapal ini sangat lambat dengan kecepatan maksimum hanya sekitar 21 knot. Jika sebuah kapal perang dapat mempercepat kecepatannya, maka hal tersebut akan menambah kemampuan untuk menghindari serangan dan bertahan hidup lebih lama.
  • Bagi pemilik kapal, perlahan menghentikan kapal perang adalah pilihan yang tidak disukai. Namun di akhirnya HMS Hood pun justru melakukannya dengan mengepul ke dalam laut selatan Inggris.

Kejadian Menyelamkan Kapal Perang HMS Hood

Pada tanggal 24 Mei 1941, HMS Hood sedang berlayar di tengah-tengah Laut Selatan ketika bertemu dengan kapal perang Jerman Scharnhorst. Ketika itu, Kapal perang Inggris dan Jerman berduel untuk memenangkan keunggulan yang lebih besar. Meskipun memiliki ukuran yang sama, keduanya memiliki kecepatan yang sangat berbeda.

  • Sementara HMS Hood terus menerus membentakkan tembakan senjatanya, Scharnhorst malah terus meningkatkan kecepadannya dan menghindari serangan dengan mudah. Kapal perang Inggris justru terbuka lebar untuk mendapatkan peluang serang.
  • Menurut analisis historis, jika HMS Hood lebih cepat, maka kapal ini pun akan bisa menghindar dari torpedo-torpedo yang ditembakkan oleh Scharnhorst. Menurut beberapa sumber, kecepatan HMS Hood yang rendah malah membuat kapal ini sangat rentan terhadap serangan dan menyebabkannya tenggelam.

Setelah perjalanan menyelamkan diri berakhir dengan akhirnya tenggelam, kira-kira 1.415 orang yang menjadi korban dari bencana ini. Meskipun memiliki ukuran besar, HMS Hood malah menemukan akhirnya di dalam laut.

Penyelamatan Kapal Perang HMS Hood

Malam itu, HMS Bellerophon mendengar kejadian yang terjadi. Pada saat fajar hari berikutnya, kapal perang Inggris mulai mencari sisa-sisa dari HMS Hood. Pencarian dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

  • Pada saat pencarian dilaksanakan, sebuah kapal selam Jerman ditemukan di dalam laut dan menyakinkan bahwa ini adalah sisa-sisa HMS Hood. Kapal tersebut kemudian didirikan di dasar laut sebagai monumen peringatan terhadap korban bencana itu.
  • Setelah kejadian menyelamkan diri, kapal perang HMS Hood tidak lagi menjadi bagian dari angkatan laut Inggris. Pada tahun 1941, kapal ini diperbaiki dan menjadi sisa-sisa kapal yang dapat digunakan dalam latihan militer.

Menurut beberapa sumber, kejadian menyelamkan diri HMS Hood dapat dilihat sebagai contoh bagaimana kecepatan sangat penting di lapangan pertempuran. Meskipun terdapat banyak faktor lain yang mempengaruhi akhirnya kapal perang ini tenggelam.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *